TAMAN NASIONAL BALURAN SITUBONDO
Taman Nasional Baluran
Gunung Baluran
Taman Nasional Baluran
Taman
Nasional Baluran adalah sebuah kawasan alam dengan luas kurang lebih
sebesar 25.000 hektar. Letaknya di Kabupatan Situbondo, Jawa Timur. Di
taman ini ada banyak sekali jenis satwa dan tumbuhan. Kawasan ini
mempunyai daya tarik karena savana, pegunungan, dan lautnya. Bahkan
Savana Baluran seluas 10.000 hektar saat ini menjadi savana terluas di
Pulau Jawa. Perlu waktu lebih dari satu hari untuk menjelajahinya.
Savana Bekol
Kurang lebih jam sembilan pagi kami sudah sampai di pintu masuk Taman
Nasional Baluran. Beberapa petugas menyapa dengan sangat ramah dan
mempersilahkan kami untuk pergi ke loket pembayaran. Harga tiket masuk
adalah sebesar Rp 15.000 per orang termasuk biaya mobil. Tidak banyak
pengunjung yang kami temui pada saat itu. Hal ini tidak lain karena hari
Senin. Kemudian kami diberi peta Baluran oleh petugas.
Ada
dua tempat yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan, yaitu
Savana Bekol dan Pantai Rama. Total jarak yang harus kami tempuh untuk
berkunjung ke kedua tempat tersebut adalah 12 km. Kami kemudian
melanjutkan perjalanan menuju Savana Bekol. Jalanan ke Savana Bekol
sangat baik walaupun sedikit bergelombang. Di kanan dan kiri jalan kami
dapat melihat pohon-pohon yang rimbun dan tinggi.
Patung Tengkorak Hewan
Koleksi
pepohonan di Taman Nasional Baluran mencapai kurang lebih 444 jenis.
Banyak dari pohon tersebut yang digunakan sebagai obat. Semakin jauh
masuk ke dalam, udara semakin segar. Selain itu jalanan seakan hanya
menjadi milik kami karena hanya kami yang berada di jalan saat itu. Di
dalam perjalanan kami bertemu dengan banyak burung dan ayam hutan.
Hewan-hewan ini hanya merupakan bagian kecil dari berbagai hewan yang
berada di sini. Binatang lain yang dapat dijumpai adalah banteng, rusa,
babi hutan, dan lain-lain.
Savana Bekol yang Indah
kemudian melanjutkan sampai di depan Savana Bekol.
Pemandangan speaktakular ada di depan . Rumput savana yang hijau
dengan latar belakang gunung dan langit biru membuat Savana Bekol
menjadi tempat yang sangat indah. Pemandangan yang tidak saja jarang
saya lihat tetapi saya juga dapat merasakan kebesaran sang pencipta.
Inilah Indonesiaku.
Monyet di Taman Nasional Baluran
Karena
udara sedikit panas, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak.
Suasana sangat damai dan dengan leluasa kami dapat bermain dan mengambil
foto. Namun demikian sayang sekali kami tidak dapat menemui rusa atau
banteng di sini. Mungkin karena udara sudah begitu panas ketika kami
sampai sana. Hanya saja di kejauhan kami dapat melihat beberapa rusa
yang berteduh di bawah pohon.
Hutan Mangrove di Pantai Bama
Setelah
puas menikmati keindahan Savana Bekol, kami kemudian pergi ke Pantai
Bama yang berjarak kurang lebih 3 km. Di perjalanan kami bertemu banyak
sekali dengan monyet dan beberapa burung. Monyet-monyet ini tidak nakal
dan terkesan malu-malu. Setelah beberapa saat akhirnya kami sampai di
Pantai Bama. Suasana juga sangat sepi dan hanya ada beberapa pengunjung
termasuk turis asing.
Hutan Mangrove
Pantai
Bama nampak indah dengan pasir putihnya. Rasanya ingin sekali badan ini
menyebur ke laut pada saat itu. Beberapa kapal nelayan nampak terlihat
di depan kami. Kemudian kami lanjutkan untuk makan siang. Sesudah itu
kami mulai menyusuri pantai dan bermain dengan air. Air di sini sangat
jernih dan pantai juga bersih sekali. Sesekali kami dapat melihat ikan
yang berenang di pinggir pantai.
Untuk menjaga pantai dari kerusakan alam, di Pantai Bama juga terdapat hutan Mangrove. Hampir sama dengan hutan Mangrove di Kepulauan Seribu yang
saya kunjungi dua bulan lalu, hutan di sini juga tertata dengan baik
dan hijau. Cukup lama kami menghabiskan waktu di hutan mangrove untuk
menikmati pemandangan laut dan juga ikan-ikan di bawah jembatan.
Pantai Bama
Tidak
terasa lebih dari lima jam kami menghabiskan waktu di Taman Nasional
Baluran. Waktunya untuk kembali ke Banyuwangi. Selamat menikmati
keindahan alam Indonesia. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar